3 Risiko Yang Dapat Terjadi Karena Ekstensi Bulu Mata

3 Risiko Yang Dapat Terjadi Karena Ekstensi Bulu Mata

Memiliki bulu mata yang panjang, tebal, dan lentik tentu menjadi dambaan para wanita. Menggunakan maskara mungkin membantu, tetapi Anda harus meluangkan waktu dan kesabaran ekstra setiap hari untuk mengaplikasikannya. Hampir semua wanita pasti akan melakukan apa saja untuk membuat penampilannya terlihat lebih menarik. Hingga saat ini, eyelash extension muncul sebagai salah satu alternatif solusi baru bagi mereka yang menginginkan tampilan bulu mata lebih menarik.
Tapi apakah ada bahaya dari extension bulu mata ini bagi penggunanya? Berikut ulasannya.

Risiko yang mungkin terjadi akibat pemasangan eyelash extension

1. Bulu mata rontok

Menggunakan eyelash extension terlalu lama dapat membuat bulu mata asli Anda tegang. Pasalnya, berat bulu mata palsu bisa memberi tekanan pada bulu mata asli dan justru bisa menyebabkan bulu mata asli rontok.
Pada wanita dengan akar bulu mata yang kurang kuat, kerontokan bulu mata permanen bahkan dapat terjadi. Kondisi ini dalam dunia medis disebut juga dengan traction alopecia. Bulu mata Anda mungkin terlihat lebih tebal, tetapi bulu mata asli Anda sebenarnya menipis.

2. Iritasi dan alergi

Terutama jika Anda memiliki kulit sensitif, bahan dasar eyelash extension dapat mengiritasi mata Anda. Perekat yang menempelkan bulu mata ke mata Anda dapat menyebabkan ruam mata, atau bahkan menyebabkan mata Anda menjadi merah dan gelembung berisi air terbentuk di kulit wajah Anda.
Sejumlah penemuan bahkan menambah keberadaan senyawa kimia formaldehida pada beberapa perekat ekstensi bulu mata yang beredar. Kombinasi kondisi tersebut tentunya dapat meningkatkan potensi Anda untuk mengalami alergi terhadap perekat tersebut.

3. Cedera

mata Bahaya ekstensi bulu mata lainnya adalah cedera atau iritasi mata. Iritasi dapat menyebabkan mata Anda terinfeksi. Dengan kata lain, mengoleskan perekat langsung ke bulu mata asli Anda, berpotensi menyebabkan infeksi pada mata Anda. Selain itu, baik bahan bulu mata palsu maupun bahan perekatnya, rentan terhadap paparan keberadaan bakteri dan virus.
Adanya bakteri dan virus pada bulu mata palsu yang menempel pada bulu mata asli Anda, berpotensi menyebabkan bagian depan mata Anda meradang, atau dalam dunia medis dikenal dengan konjungtivitis. Pada tingkat keparahan yang tinggi, konjungtivitis dapat mempengaruhi kualitas penglihatan Anda. Seperti dilansir Medical Daily, dalam satu kasus, bulu mata palsu bahkan bisa jatuh ke mata Anda dan sulit dihilangkan, karena menempel di mata Anda.3 Risiko Yang Dapat Terjadi Karena Ekstensi Bulu Mata

See also  Bagaimana Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Bekerja?

Mengapa bulu mata saya tipis?

Ada bulu mata pipih sesungguhnya mampu terjalin gara-gara sebagian sebab serupa di dasar ini.

  • Pengaruh genetik
  • Kurangnya kadar asam amino lisin dalam tubuh
    Lisin dipercaya memiliki peran penting dalam pertumbuhan rambut di tubuh Anda. Kandungan lisin bisa Anda dapatkan dari beberapa makanan seperti daging, kacang-kacangan, telur, biji-bijian, ikan cod, unggas, dan tahu Jepang.
  • Menggosok
    mata secara berlebihan dengan kekuatan yang berlebihan dan tidak membersihkan mata setelah menggunakan riasan sepanjang hari, dapat meningkatkan potensi bulu mata Anda rontok.

Akhir Kata

Itulah Artikel “3 Risiko Yang Dapat Terjadi Karena Ekstensi Bulu Mata“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Check Also

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

Tes darah merupakan metode pemeriksaan kesehatan yang sangat akurat untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. Namun, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.