6 Penyebab Tubuh Anda Kentut

6 Penyebab Tubuh Anda Kentut

Saat perut kembung atau ingin buang air besar, mungkin Anda akan sering kentut atau kentut. Tapi, apakah Anda tahu persis bagaimana kentut bisa terjadi? Dari mana asal bau gas tersebut? Apa yang menyebabkan tubuh kita kentut?
Sering kali ketika kentut mengeluarkan bau dan suara yang tidak sedap, namun tidak jarang kentut menjadi tidak berbau dan tidak mengeluarkan suara. Bagaimana bisa ada kentut yang bau dan tidak berbau?

Apa itu kentut?

Kentut atau dalam bahasa medis disebut flatus merupakan proses biologis yang normal, terjadi secara teratur dan rutin serta merupakan hal yang lumrah pada setiap orang. Bahkan, terkadang pada pasien yang menjalani operasi pada sistem pencernaan, kentut menjadi tolak ukur pemulihan.
Kentut biasanya terjadi beberapa kali sehari, dan lebih sering terjadi saat Anda makan makanan yang mengandung gas. Tapi rata-rata, seseorang kentut 5 sampai 15 kali sehari. Bahkan, beberapa orang mungkin kentut lebih dari 40 kali sehari. Kondisi ini dikenal sebagai kentut berlebihan. Biasanya hal ini disebabkan oleh masalah pada sistem pencernaan.

Penyebab Kentut

Gas yang dikeluarkan melalui kentut diakibatkan oleh berbagai hal, termasuk hasil dari proses pencernaan makanan yang terjadi. Berikut beberapa penyebab yang menyebabkan tubuh memproduksi kentut.

1. Menelan Udara di Sekitar

Saat Anda menelan makanan dan minuman yang Anda makan, Anda juga secara tidak sadar menelan udara. Oksigen dan nitrogen yang terkandung dalam udara yang tertelan akan diserap oleh tubuh saat udara tersebut berada di usus halus. Kemudian, sisanya akan dibuang karena dianggap sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Biasanya, orang yang sedang cemas dan depresi akan ‘menelan’ lebih banyak udara sehingga menyebabkan kentut lebih sering.

See also  Cara Mencegah dan Mengatasi Maag

2. Bagian dari proses pencernaan yang normal

Ketika makanan dicerna di dalam lambung, lambung menghasilkan asam. seterusnya, kelenjar ludah perut hendak menetralkan balik asam waduk supaya tidak sangat asam. Proses ini secara alami menghasilkan gas (karbon dioksida), yang kemudian dikeluarkan melalui kentut.

3. Aktivitas bakteri usus Usus

memiliki bermacam kelas kuman yang berlaku dalam memaklumi serta meresap masakan. Bakteri ini akan membantu memfermentasi beberapa makanan. Proses fermentasi yang terjadi menghasilkan gas sebagai produk akhir. Sebagian gas akan diserap oleh darah dan dialirkan ke paru-paru, namun sebagian lagi akan dikeluarkan dengan cara didorong sampai ke saluran cerna terakhir (anus) melalui bentuk kentut.

4. Makan makanan tinggi serat

Serat merupakan zat yang sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan, namun terlalu banyak mengonsumsi makanan berserat justru meningkatkan produksi gas dalam tubuh. Usus halus tidak dapat dengan mudah memecah dan mencerna serat yang masuk sehingga menyebabkan bakteri usus bekerja lebih keras. Proses ini menyebabkan bakteri usus menghasilkan lebih banyak gas dan gas harus dikeluarkan karena akan menyebabkan kembung.

5. Mengalami beberapa kondisi medis

Sembelit, iritasi pada sistem pencernaan, intoleransi laktosa, infeksi usus, gangguan penyerapan nutrisi di usus kecil, dan kolik, dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil.

6. Mengonsumsi beberapa obat

Beberapa jenis obat menyebabkan peningkatan gas dalam tubuh, seperti ibuprofen, obat pencahar, obat antijamur, dan obat pengencer darah.

Apa yang menyebabkan kentut terdengar?

Terkadang ada kentut yang terdengar kecil, besar, atau bahkan tidak mengeluarkan suara sama sekali. Suara kentut ini disebabkan oleh otot-otot usus yang berusaha mendorong gas untuk dikeluarkan oleh otot-otot anus. Dorongan yang kuat ini terjadi sebagai akibat dari terlalu banyak gas yang terakumulasi di usus. Karena itu, suara kentut sebenarnya bisa dicegah dengan pola makan yang tepat.

See also  Mengenal Jaringan Epitel dan Peran Pentingnya dalam Tubuh Manusia

Lalu mengapa kentut berbau?

Bau kentut sebenarnya tergantung dari apa yang dimakan masing-masing individu. Tak jarang kentut tidak berbau, padahal masih ada kentut yang menimbulkan bau tak sedap. Bau ini sebenarnya berasal dari proses fermentasi yang dilakukan oleh bakteri usus, dan bau yang muncul tergantung dari makanan yang dicerna oleh bakteri tersebut. Makanan yang menyebabkan kentut berbau tidak sedap antara lain bawang putih, bawang bombay, makanan pedas, dan bir.6 Penyebab Tubuh Anda Kentut

Bisakah kita mengurangi jumlah kentut dalam sehari?

Tentu bisa. Kuncinya adalah makan makanan yang sehat dan bervariasi. Makanan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak berpotensi menghasilkan gas yang terlalu banyak. Jadi, mengonsumsi makanan dalam porsi yang tepat adalah jalan keluarnya. Anda juga harus menghindari jenis makanan berikut untuk mencegah kentut berlebihan.

  • Susu,
  • Buah-buahan, seperti apel, aprikot, dan pir,
  • Makanan yang sangat tinggi serat seperti biji-bijian,
  • Berbagai jenis kacang-kacangan, yaitu kedelai, kacang tanah, dan kacang merah, dan
  • Jenis sayuran, seperti wortel, kubis, terong , brokoli dan kembang kol.

Akhir Kata

Itulah Artikel “6 Penyebab Tubuh Anda Kentut“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Check Also

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

Tes darah merupakan metode pemeriksaan kesehatan yang sangat akurat untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. Namun, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.