5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan

5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan

Berbagai jenis parfum dengan berbagai sensasi aroma yang beredar di pasaran. Namun, tahukah Anda jenis-jenis parfum dan kandungannya?
Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda dalam menentukan aroma wewangian. Ada yang lebih menyukai aroma yang lembut, ada juga yang lebih menyukai aroma yang kuat. Setiap parfum memiliki konsentrasi yang berbeda. Nah, perbedaan itulah yang membuat efek parfum pada kulit juga bervariasi.
Untuk membedakan satu jenis parfum dengan yang lain, ketahui penjelasannya berikut ini.

Mengenal Jenis-Jenis Parfum

Pasti Anda pernah membaca artikel seperti extrait de parfum, eau de parfum, eau de toilette, eau de cologne, dan lain sebagainya. Meskipun masing-masing memiliki aroma yang sama, mereka memiliki konsentrasi minyak ekstrak yang berbeda.
Tiap-tiap minyak wangi lazimnya dicampur dengan alkohol, sering-kali dengan air. Semakin tinggi konsentrasi minyak ekstrak dalam parfum, semakin lama akan bertahan di tubuh Anda.
Sudahkah Anda memilih jenis parfum yang tepat selama ini? Pelajari perbedaan antara masing-masing parfum di bawah ini.

1. Parfum (Extrait de Parfum)

Parfum ini terbuat dari ekstrak parfum murni. Parfum memiliki konsentrasi yang tinggi, sekitar 20-30%. Aromanya cenderung bertahan lama saat dioleskan ke tubuh.
Pada beberapa orang, parfum menyebabkan iritasi pada kulit. Untuk orang yang cenderung tidak menyukai wewangian yang kuat, mungkin saja orang lain bisa terganggu oleh bau parfum.
Salah satu keunikan dari parfum ini adalah aromanya juga mudah berpindah saat disentuh atau dipeluk orang lain.

2. Eau de parfum

Parfum jenis ini memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan extrait de parfum. Konsentrasi minyak wangi ini sekitar 15% sampai 20%. Aromanya relatif lebih ringan jika dibandingkan dengan parfum jenis pertama.
Bagi Anda yang sering melakukan aktivitas tatap muka dengan orang lain, parfum ini bisa bertahan sepanjang hari. Karena aromanya lebih lembut, orang yang mengikutinya tidak akan terganggu. Anda juga tidak perlu khawatir karena aroma parfum ini tidak mudah berpindah seperti extrait de parfum.

See also  7 Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Saat Menyelam

3. Eau de Toilette

Kadar konsentrasi parfum eau de toilette lebih ringan setara dengan 5% sampai 15% saja. Anda bisa menggunakan parfum ini pada area tangan untuk penggunaan sehari-hari.
Meski mudah memudar, wewangian ini akan kembali ke aromanya saat bersentuhan dengan kelembapan.

4. Eau de Cologne

Tidak selalu identik dengan wewangian pria, parfum jenis ini memiliki tingkat konsentrasi yang lebih rendah, sekitar 2% hingga 4% saja.
Ini memiliki aroma yang lebih lembut daripada eau de toilette. Karena wanginya ringan. Aroma eau de parfum sebenarnya mudah pudar dan tidak terlalu menyengat. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan penyemprotan setiap beberapa jam sekali untuk menjaga keawetannya.5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan

5. Eau fraiche

Parfum Eau fraiche memiliki konsentrasi yang lebih rendah, sekitar 1% hingga 3%. Jika parfum lain biasanya menggunakan campuran alkohol, eau fraiche menggunakan campuran air.
Biasanya, parfum ini digunakan untuk menyegarkan kembali aroma tubuh dengan cepat. Aromanya juga tahan 1-2 jam, jadi perlu semprot ulang lebih sering agar badan wangi.
Dari kelima jenis parfum tersebut, kini Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.

Haruskah Anda menyemprotkan parfum di area ini

Setelah Anda memilih jenis parfum yang tepat, lalu di mana Anda menyemprotkan parfum? Ada baiknya, Anda tidak menyemprotkannya di ketiak. Meski lembap, bisa mengiritasi kulit ketiak.
Agar parfum tahan lama dan aman digunakan, coba aplikasikan parfum Anda pada bagian-bagian tersebut.

  • pergelangan tangan
  • siku
  • belakang leher
  • belakang
  • lutut

Mengoleskan parfum ke area tersebut dapat membantu aroma bertahan lebih lama. Aroma parfum akan bercampur secara alami dengan aroma alami tubuh. Kehangatan tubuh dapat membantu melepaskan aroma parfum ke udara.

See also  Cara Menghilangkan Noda Hitam Di Wajah

Hentikan penggunaan jika ada tanda-tanda alergi parfum

Parfum jenis tertentu pasti akan membuat Anda wangi dan meningkatkan rasa percaya diri. Sayangnya, pada beberapa orang terjadi reaksi alergi. Berikut ini adalah gejala reaksi alergi yang mungkin disebabkan oleh penggunaan parfum.

  • sakit kepala ringan
  • iritasi kulit, gatal, atau ruam
  • bersin, batuk, dan pilek (rhinitis alergi)
  • kesulitan bernapas, pusing, dan
  • kelelahan otot sakit
  • mata merah, berair, dan gatal
  • tidak bisa berkonsentrasi
  • bengkak
  • mual dan muntah

Jangan menunggu untuk berkonsultasi ke dokter, jika melihat gejala di atas saat memakai parfum. Biasanya, dokter kulit akan mengidentifikasi alergen yang memicu iritasi melalui tes tempel dan merekomendasikan pengobatan khusus untuk meredakan gejala.

Akhir Kata

Itulah Artikel “5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Check Also

5 Kondisi yang Menyebabkan Tubuh Anda Tiba-tiba Menggigil

5 Kondisi yang Menyebabkan Tubuh Anda Tiba-tiba Menggigil

Menggigil adalah respon alami tubuh untuk menghangatkan diri saat terkena udara dingin. Namun, beberapa orang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.