7 Keluhan dan Efek Samping Setelah Operasi dan Cara Mengatasinya

7 Keluhan dan Efek Samping Setelah Operasi dan Cara Mengatasinya

Kebanyakan orang yang akan menjalani operasi hanya fokus pada keberhasilan prosedur pembedahan. Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa pemulihan setelah operasi juga merupakan bagian yang harus dipersiapkan dengan baik. Risiko komplikasi dan beberapa efek samping dari operasi yang Anda jalani akan membuat tubuh tidak nyaman. Yuk, ketahui berbagai efek samping pasca operasi dan penyebabnya.

Efek samping yang sering terjadi setelah operasi

1. Kesulitan buang air kecil

Setelah operasi, banyak pasien yang mengeluh mengalami kesulitan buang air kecil. Hal ini ditandai dengan rasa terbakar saat buang air kecil atau buang air kecil dalam jumlah sedikit.
Ini mungkin karena efek anestesi, penggunaan kateter untuk buang air kecil, dan bahkan kombinasi keduanya.
Perlu juga dicatat bahwa infeksi saluran kemih (ISK) lebih sering terjadi setelah Anda memasukkan kateter selama operasi. Infeksi saluran kemih inilah yang terkadang menimbulkan rasa terbakar saat ingin buang air kecil.
Beritahu dokter atau perawat Anda jika Anda mengalami hal ini untuk perawatan lebih lanjut.

2. Bagaimana cara merawat sayatan bedah?

Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk mengobati sayatan bedah. Yang perlu Anda lakukan adalah selalu mencuci tangan sebelum memegangnya. Selain itu, untuk mencegah infeksi karena luka basah tidak kering, mohon gunakan perban tahan air yang bisa digunakan untuk mandi.
Anda juga harus memperhatikan bagaimana kondisi luka sayatan. Bedah sayatan yang berwarna merah, basah, keluar nanah atau cairan, bengkak, dan menimbulkan demam bisa menjadi gejala infeksi yang harus segera dikonsultasikan ke dokter.

3. Sembelit setelah operasi

Jika Anda merasakan gejala sembelit setelah operasi, hal ini terbilang normal. Pasalnya, sehari sebelum operasi dokter akan menyarankan Anda untuk berpuasa. Mungkin ada kombinasi dari efek obat nyeri, obat anestesi, stres atau gugup sebelum operasi dan dehidrasi yang Anda alami dapat membuat sulit buang air besar.
Untuk mencegah dan mengobati sembelit, setelah operasi dokter akan menyarankan Anda untuk minum cairan dan makan makanan kaya serat seperti buah dan sayuran untuk memperlancar buang air besar.

See also  5 Masalah Kesehatan yang Dapat Dideteksi Melalui USG

4. Sakit tenggorokan

Selain sembelit dan nyeri saat buang air kecil, biasanya setelah operasi beberapa pasien mengalami sakit tenggorokan. Bahkan jika operasi dilakukan di dada, perut atau pinggul, sakit tenggorokan bisa terjadi.
Kemungkinan penyebab pertama adalah tubuh Anda mengalami dehidrasi karena sebelum, selama, dan setelah operasi Anda harus berpuasa untuk minum. Setelah dokter mengatakan bahwa kondisi tubuh Anda diperbolehkan untuk mengkonsumsi cairan, silahkan minum air mineral yang cukup untuk meredakan sakit tenggorokan.
Kedua, saat tubuh Anda menerima anestesi, tabung pernapasan dimasukkan ke dalam mulut dan ke tenggorokan Anda, ini disebut intubasi. Tabung ini kemudian dipasang ke ventilator untuk menyediakan oksigen untuk bernapas selama dan setelah operasi. Penyisipan tabung pernapasan ini dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan, lidah, dan pita suara. Minum air putih yang cukup dan tidak banyak bicara dapat mempercepat proses pemulihan setelah operasi ini.7 Keluhan dan Efek Samping Setelah Operasi dan Cara Mengatasinya

5. Apakah normal merasa tertekan setelah operasi?

Depresi adalah efek samping yang jarang terjadi setelah operasi. Jika Anda merasa depresi, kemungkinan depresi sudah ada sebelum Anda menjalani operasi. Bisa juga depresi yang sudah ada sebelumnya menjadi lebih buruk karena rasa sakit pasca operasi.
Sangat penting untuk menyadari gejala depresi. Amati apakah Anda atau orang lain merasa sedih terus-menerus, memiliki pikiran untuk bunuh diri, nafsu makan berkurang, atau kurang tidur. Konsultasikan dengan dokter dan spesialis kejiwaan untuk penanganan lebih lanjut.

6. Demam setelah operasi

Anda mungkin sering bertanya-tanya apakah demam setelah operasi itu normal? Jawabannya bisa normal dan bisa juga ada masalah mendasar lainnya.
Secara umum, demam yang kurang dari 37 derajat Celcius adalah normal. Ini dapat disebabkan oleh respons terhadap pengobatan seperti: ibuprofen atau asetaminofen (parasetamol). Sedangkan jika demamnya lebih dari 37 derajat Celcius, bisa jadi ada masalah lain setelah operasi, seperti infeksi.

See also  Tips cara cepat hamil

7. Mual dan muntah

Banyak orang mengalami mual dan muntah parah setelah operasi. Hal ini masih terbilang normal karena reaksi dari anestesi selama operasi atau reaksi tubuh terhadap obat yang diberikan. Namun, keluhan mual dan muntah bisa berbahaya jika tidak segera ditangani.
Anda berisiko mengalami dehidrasi atau sayatan bedah robek karena muntah. Mual juga membuat Anda kehilangan nafsu makan dan minum, padahal pemenuhan nutrisi setelah operasi itu penting. Bicaralah dengan perawat dan dokter Anda jika Anda merasa mual dan muntah setelah operasi.

Akhir Kata

Itulah Artikel “7 Keluhan dan Efek Samping Setelah Operasi dan Cara Mengatasinya“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Check Also

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

4 Macam Tes Lab Yang Mengharuskan Anda Puasa Sebelum Memeriksa

Tes darah merupakan metode pemeriksaan kesehatan yang sangat akurat untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. Namun, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.